Hari yang cerah belum tentu
begitu cerah. Seperti hatiku. Aku menjalaninya begitu mendung. Kadang aku
melamuni kecemburuan yang begitu dalam. Sehingga orang-orang menganggap bahwa
aku mempunyai banyak masalah.
Menciptakan
kebahagian tidak begitu mudah. Kadang aku harus berusaha untuk itu agar bahagia
terhadap ke semua orang. Setidaknya aku memiliki perasaan yang begitu baik,
seperti aku yang mendapatkan perhatian darimu. Sebab perhatianmu yang saat ini
selalu aku butuhkan untuk sebuah kesehatan mental.
Namun
sayang, perhatianmu sudah kau berikan kepada orang lain. Kepada seseorang yang
begitu spesial di matamu. Aku tidak bisa berbuat apa-apa selain tersenyum di
depanmu dan mencoba untuk turut bahagia. Padahal yang kurasakan hanya
kepura-puraan semata.
Kecemburuan
sulit sekali aku hindari. Kau tahu bagaimana sikapku kepadamu, bahwa sesuatu
hal yang sulit aku sembunyikan akhirnya kau tahu. Maafkan aku. sulit bagiku
untuk tidak cemburu ketika kau sedang mendekati seseorang yang ternyata bukan
aku.
Jika
kau memilih pergi dengan pilihanmu, pergilah. Aku bahagia bila kau bahagia.
Tapi jangan pernah sedikitpun aku hilang dalam pikiranmu. Karena jika hilang,
apa lagi yang tersisa untukku. Aku tak ingin kenangan ini menjadi luka yang
masih basah.
Dan kau harus tahu, kita boleh mencintai siapapun termasuk aku mencintaimu. Walau kau tak menginginkan itu, karena mencintaimu aku tenang. Kau tidak mencintaiku itu urusanmu. Sebab cinta memang tak bisa kau salahkan. 30

0 Comments