https://zilbest.com

14/06/2018; 22.40 AM - Hari ini aku gagal lagi mengajak jalan seseorang yang paling aku sayangi saat ini. Sepertinya sepanjang bulan Mei dan Juni ini aku tidak menatap lebih lama wajahnya. Aku gagal. Tapi aku tidak menyerah. Apapun akan aku lakukan. Bagaimana bisa agar kita pergi bersama mengelilingi kota kecil kita. Walau sebentar, itu saja seperti 1 tahun lamanya. Andai kau bisa kupeluk. Sebentar saja.

Kapan kau bisa ada waktu untukku. Padahal aku tidak meminta lama. Sebentar saja, asal kita bisa bersama lagi. Sekedar ngopi atau minum teh. Tapi kau selalu saja sibuk dengan teman sebayamu. Aku memaklumi itu, asalkan saja kau tidak sedang selalu bersama kekasihmu. Entahlah kau sudah punya kekasih apa tidak. Aku slalu berharap kau tahu apa yang tidak aku inginkan darimu.

Hari ini, aku memberikanmu hadiah. Semoga kau menyukainya. Selain ucapan rasa besar terimakasihku, tapi lebih besar lagi perasaan yang paling sayang dariku. Bagaimana ini harus terjadi, sementara aku dan kamu. Hey lihatlah! Kita sudah saling paham. Tapi bagaimana bisa aku menyembunyikannya sementara dirimu harus rela aku cintai. Maaf jika kau tidak menginginkannya. Tapi mengertilah, sayang. Kau harus mencoba paham dengan apa yang sedang aku pikirkan. Kau harus paham terhadap orang-orang sepertiku.

Aku bingung bagaimana lagi harus bersikap agar kau tidak tahu jika aku mencintaimu. Atau mungkin kau sudah tahu, tapi pura-pura saja tidak tahu. Lalu aku menjadi bimbang antara senang atau bahagia. Aku sebenarnya ini kau tahu, tapi kau menerimanya. Kau membiarkan aku mencintaimu. Jangan takut, sayang. Aku bukanlah seagresif yang kau bayangkan. Aku hanya mencintaimu dalam diam. Dan biarlah aku merasakan cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Jadi sebenarnya kapan kau punya waktu untukku? Aku rindu. Benar-benar rindu. Aku rindu karena lama sudah tidak menatapmu lebih lama. Saat aku mengantarkan hadiah ke rumahmu, aku takut menatap wajahmu begitu lekat. Bicara saja aku melemparkan wajahku ke semak. Sebab aku yang takut melihat wajahmu lebih lama. Aku berharap setelah ini, kau punya waktu berdua denganku. Walau sebentar saja. mf